Kisah gagal Iklan di Timur Tengah

EcoBALL

Karena keberhasilan dalam hal penjualan produk di wilayah Asia, seorang manager pemasaran sebuah perusahaan minuman ringan (coke) Amerika Serikat mendapat kepercayaan dari big bosnya (direktur) untuk memimpin perwakilan perusahaan di wilayah Timur Tengah. Manager tersebut dipanggil menemui sang direktur di ruang kerjanya.

Direktur : Prestasi penjualan anda di wilayah Asia bagus sekali. Karenanya saya menugaskan anda untuk menangani penjualan di Timur Tengah, rencananya kita akan membuka kantor perwakilan di sana, anda sanggup ?

Manajer : Saya siap pak ! Terima kasih atas kepercayaan bapak kepada saya.


Singkat cerita berangkatlah si manager ke Arab Saudi untuk melakukan tugasnya tersebut.

Ternyata setelah 1 tahun memimpin penjualan di sana, hasilnya sangat tidak memuaskan, jauh dibanding waktu menangani Asia. Diminta pulanglah manager tersebut oleh sang direktur.

Direktur : Sudah setahun berjalan, prestasi anda di wilayah Timur Tengah sangat tidak memuaskan, lebih buruk dari penjualan sebelumnya, bisa dijelaskan kenapa?

Manager : Sejujurnya permasalahannya hanya satu pak. Bahasa. Saya sama sekali tidak menguasai bahasa Arab, dan mereka pun sebagian besar tidak memahami bahasa Inggris. Jadi walau iklan billboard kami buat dengan tulisan yang jelas dan besar, toh tidak banyak pengaruh. Itulah permasalahannya pak.

Direktur : Lalu apa solusi anda untuk menangani masalah tersebut ? Adakah ide dari anda ?

Manager : Saya punya solusi begini pak; beri kesempatan sekali lagi kepada saya. Saya akan coba mengiklankan produk kita dengan cara lain yaitu, melalui gambar bukan bahasa.

Direktur : Maksud anda ?

Manager : Dalam iklan nanti saya akan buat poster berukuran besar dengan 3 gambar cerita di dalamnya yang akan saya urutkan dari kiri ke kanan. Poster 1 menggambarkan seorang pemuda sedang sangat kelelahan di padang pasir yang sangat terik dengan langkah gontai. Poster 2 menggambarkan si pemuda tersebut lalu minum sebotol minuman produk kita. Poster 3 menggambarkan, alhasil pemuda tersebut menjadi segar bugar, ceria dan kembali semangat.

Direktur : Brillian ! Luar biasa ide anda. Segera berangkat kembali ke sana dan lakukan tugas anda !

Manager : Siap pak, terima kasih. (dengan optimis)

Keesokannya si manager kembali lagi ke Timur Tengah untuk melakukan apa yang telah dibicarakan dengan sang big bos.

Setelah 6 bulan berlalu, ternyata si manager dipanggil kembali oleh atasannya pulang ke negaranya perihal hasil penjualan produk tersebut yang makin anjlok, dan jauh lebih rendah dari yang paling rendah alias gagal total.

Direktur : Anda tahu saya panggil ?

Manager : Mengerti pak.

Direktur : Bisa dijelaskan, kenapa rencana anda gagal ? Dengan rencana tersebut seharusnya membuahkan hasil. tetapi penjualan produk kita kok malah justru turun drastis, padahal ide anda sangat bagus. Apa yang salah ?

Manager : Benar pak, saya sudah lakukan dengan keyakinan yang tinggi. Saya buat poster iklan besar dgn 3 buah gambar yang dipasang di setiap pinggir jalan raya yang strategis dan ramai. Poster 1, 2 dan 3 saya urutkan dari kiri ke kanan bagaikan sebuah cerita singkat.

Direktur : Lalu, kenapa masih gagal juga ?

Manager : Itu dia masalahnya pak, saya tidak tahu bahwa kebiasaan membaca orang Arab dari kanan ke kiri.

Comments :

0 komentar to “Kisah gagal Iklan di Timur Tengah”

Posting Komentar

Silakan berkomentar. Jangan Nyepam, ye? Awas, Kalau nyepam, tak jitak nanti... he...he...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...